KabarKuliner.com

| Referensi Kuliner Pilihan

Cara Tepat Mengolah Daging Beku

BAGIKAN DI: Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblr

Pada momen-momen tertentu, bagi umat muslim biasanya pada saat hari raya Idul Adha, boleh jadi kita memiliki stok daging berlebih yang tak mungkin diolah dalam sekali waktu. Dalam situasi seperti ini, membekukan daging termasuk cara yang paling praktis untuk memperpanjang waktu simpannya. Ini adalah salah satu cara aman mengawetkan bahan makanan tanpa menggunakan zat aditif, khususnya untuk yang bersifat hewani seperti misalnya daging sapi, ayam, atau ikan.

frozen-meatMasalah biasanya muncul saat kita mau mengolah daging beku tersebut. Yang pertama perlu diperhatikan adalah bagaimana cara melumerkan daging beku tersebut agar siap diolah tanpa merusak kualitasnya. Memang butuh sedikit kesabaran dan ketelatenan, namun layak dijalank untuk mendapat hasil yang terbaik. Berikut ini adalah beberapa tips mempersiapkan daging beku supaya siap diolah:

  1. Merendam daging beku dalam air dingin.

Keuntungan dengan cara ini adalah daging yang beku bisa lumer secara keseluruhan dan menghindarkan tumbuhnya bakteri karena suhu ruangan. Akan tetapi cara ini juga membutuhkan waktu lebih lama dan harus telaten mengawasi prosesnya.

Daging beku dimasukkan dalam kantong kedap air, kemudian direndam dalam air dingin. Air rendaman diganti tiap 30 menit hingga daging beku lumer sepenuhnya. Cara yang lain adalah dengan meletakkan bungkusan daging beku tersebut di bawah air mengalir. Dengan menggunakan air dingin, suhu yang rendah bisa tetap terjaga sehingga bakteri patogen tidak tumbuh. Pastikan pula kantong daging benar-benar tertutup rapat. 500 gram daging beku memerlukan waktu kurang lebih satu jam untuk meleleh.

  1. Memanaskan daging beku di dalam microwave.

Ini adalah metode yang lebih cepat dan praktis untuk melelehkan daging beku. Meski begitu, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Pemanasan di dalam microwave bisa mematangkan sebagian daging, karenanya daging harus segera dimasak untuk menghindari tumbuhnya bakteri patogen.

Untuk membungkus daging, gunakan kemasan yang khusus dipakai untuk microwave. Jangan gunakan styrofoam atau bahan lain yang mudah meleleh atau memaparkan zat kimia tertentu saat terkena panas. Saat melumerkan daging lebih dimulai dari suhu yang rendah. Naikkan suhu jika akan memasaknya.

 

 

(Dilihat 425 kali, 7 kunjungan hari ini)

Artikel Terkait

Updated: 28 April 2016 — 6:02 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2012 - 2017. KabarKuliner.com | All Rights Reserved