KabarKuliner.com

| Referensi Kuliner Pilihan

Jenang Pecel khas Boyolali

BAGIKAN DI: Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblr

Jenang Pecel khas Boyolali

Jenang pecel adalah semacam modifikasi dari pecel sayuran pada umumnya. Pecel tidak lagi disajikan dengan nasi, melainkan dengan jenang. Jenang yang dimaksud disini sebenarnya adalah bubur sumsum (yang terbuat dari tepung beras). Untuk komponen pecelnya sama saja, terdiri dari aneka macam sayuran rebus yang kemudian diguyur dengan sambal kacang. Anda akan menemukan sensasi rasa yang unik ketika pecel yang teksturnya kaya berpadu dengan bubur sumsum yang lembut dan lumer di mulut.

Jenang pecel ini adalah makanan tradisional khas dari Boyolali, tapi sayangnya sekarang sudah makin susah ditemukan. Jenang pecel biasanya dijajakan di warung-warung kecil yang ada di perkampungan penduduk, namun ada juga penjual keliling yang pakai gendongan. Terasa makin sedap ketika disajikan di atas pincuk, alas makan dari daun pisang. Makanan yang merakyat, enak dan murah meriah.

Kalaupun sulit untuk menemukan penjual jenang pecel, jangan berkecil hati karena anda bisa membuat sendiri di rumah. Caranya tidak begitu sulit, bahannya pun sederhana dan mudah didapat. Berikut ini adalah resepnya:

Bahan-Bahan:

  • Aneka macam sayuran. Ini tergantung selera anda, tapi beberapa yang biasa dipakai adalah bayam, tauge/kecambah, daun adas (khas Boyolali), daun kenikir, wortel, dan kacang panjang. Kalau ada kecipir atau bunga turi oke juga ditambahkan. >> Sayuran direbus dan tiriskan.
  • Sambal kacang >> bila ingin praktis bisa beli yang sudah jadi, ada banyak di pasaran. Kalau ingin buat sendiri bahan-bahannya adalah: jeruk purut 1 ruas jari; kencur 1 ruas jari; bawang putih 1 siung; cabe sesuai selera; gula jawa secukupnya tergantung selera manis; kacang tanah goreng 2 ons; air asam jawa secukupnya.
  • Bahan untuk bubur sumsum: tepung beras (4-5 sdm); tepung maizena (3 sdm); air secukupnya; santan (1 gelas kecil); dan garam secukupnya. Bahan (kecuali santan dan garam) dicampur semua dalam air, kemudian rebus. Garam dan santan dimasukkan terakhir. Waktu membuat harus diaduk terus agar tidak menggumpal. Kalau sudah tidak begitu lengket baru diangkat.

Cara penyajiannya: ambil bubur sumsum secukupnya dalam piring. Tata sayuran dia atas bubur lalu siram dengan sambal kacang. Nikmat disantap dengan tempe mendoan atau kerupuk.

 

Februari 2013

 

 

 

 

(Dilihat 1.967 kali, 12 kunjungan hari ini)

Artikel Terkait

Updated: 7 Februari 2013 — 4:51 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2012 - 2017. KabarKuliner.com | All Rights Reserved