KabarKuliner.com

| Referensi Kuliner Pilihan

Tahu Campur Bu Pomo, Berburu Kuliner Lawas Salatiga di Gang Sempit

BAGIKAN DI: Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblr

Bertempat di gang kecil yang dihimpit deretan toko dan supermarket, mungkin tak ada yang menyangka ada sebuah warung yang cukup legendaris bagi penggemar tahu campur di Salatiga. Konon sudah puluhan tahun Warung Tahu Campur Bu Pomo ini setia melayani pelanggan dengan menu kuliner rakyat yang tidak hanya enak, tapi juga harganya terjangkau. Meski harus melewati akses jalan yang kecil, sebenarnya cukup mudah menemukan lokasi Warung Bu Pomo. Dari arah Jl. Jenderal Sudirman, masuk saja ke dalam gang di samping supermarket Niki Baru. Gang ini bisa dilewati oleh motor, namun terlalu sempit untuk mobil. Sekitar 100 meter dari mulut gang tersebut anda akan melihat satu warung sederhana Bu Pomo di sebelah kanan jalan.

WP_20160213_11_13_16_Pro

Tahu Campur Bu Pomo Salatiga

Ada hal yang sedikit ironis tentang warung ini. Walaupun termasuk kuliner lawas di Salatiga, nama Tahu Campur Bu Pomo nyaris tak dikenal oleh sebagian masyarakat, terutama yang berusia muda. Lokasi yang agak tersembunyi menjadi salah satu faktor kenapa warung ini tidak banyak terekspos. Untungnya sekarang ini pengelola Warung Bu Pomo cukup peka dengan perkembangan teknologi. Langkahnya bergabung dengan jasa layan antar makanan yang ada di Salatiga sedikit banyak membantu mengangkat namanya lagi dalam peta kuliner Salatiga. Promosi yang dilakukan lewat website dan media sosial bisa menjangkau lebih banyak konsumen yang kini makin melek teknologi.

6tag-387864621-1079460120201018286_387864621Tahu Campur Bu Pomo, seperti halnya tahu campur lainnya di Salatiga, mempunyai kesamaan dengan tahu campur dari Magelang. Komposisi bahannya terbilang sederhana, terdiri dari lontong, kol segar yang diiris tipis, kecambah, dan tahu goreng yang dipotong dadu. Bahan-bahan tersebut disiram sambal kacang encer yang dibuat seketika saat pesanan datang. Kacang tanahnya tidak ditumbuk terlalu halus, sehingga butiran kasar kacangnya masih terasa saat disantap. Bumbu untuk sambal kacang menggunakan bawang putih, cabai rawit sesuai selera, garam, air asam jawa/cuka, dan gula jawa. Setelah bahan-bahan disiram sambal kacang, sentuhan akhirnya adalah kecap manis yang dituang di atasnya sesuai selera. Rasa manis dan gurih mendominasi, diikuti lamat-lamat rasa asam. Untuk menyempurnakan, remukan karak (semacam kerupuk dari nasi) dan kerupuk bawang ditaburkan di atasnya.

Selain tahu campur, Warung Bu Pomo juga menyediakan menu lain seperti tahu gimbal, gado-gado, tahu telur, nasi goreng ayam, bakmi goreng ayam, ayam kecap, hingga nasi tumpang koyor khas Salatiga. Sebenarnya ada cukup banyak pilihan, tapi memang warung Bu Pomo sudah identik dengan tahu campurnya. Sebagian besar menu tersebut cukup ditebus dengan biaya tak lebih dari Rp10.000,- (harga per desember 2015). Harga yang sangat bersahabat bagi kantong mahasiswa sekalipun. Setidaknya Tahu Campur Bu Pomo sudah memenuhi dua kaidah pokok sebagai kuliner rakyat: rasa enak dan harga yang terjangkau bagi kebanyakan orang. Lebih dari sekedar mengeruk keuntungan, sepertinya Bu Pomo sedang berusaha membagi kebahagiaan dengan sesama lewat masakannya. Perut kenyang, lidah termanjakan, tak harus kaget melihat tagihan. Sesederhana itu.

 

Tahu Campur Bu Pomo

Lokasi: Jl. Progo No. 283 (belakang Niki Baru)

Buka: 09.00 – 16.00 WIB. Senin – Sabtu

 

 

(Dilihat 1.198 kali, 6 kunjungan hari ini)

Artikel Terkait

Updated: 21 Februari 2016 — 7:10 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2012 - 2017. KabarKuliner.com | All Rights Reserved